
Gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer ( ANBK ) Tahun 2021 di laksanakan serentak di seluruh Kabupaten/Kota pada hari Senin, 13-14 September 2021.
BNSP (Badan Nasional Standarisasi Pendidikan) sebuah badan turunan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyatakan jika ANBK adalah program penilaian terhadap mutu yang dimiliki oleh satuan pendidikan atau sekolah.
ANBK resmi menjadi pengganti UNBK yang telah diluncurkan pada tahun 2019 sebagai satu produk dari Merdeka Belajar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Secara umum, ANBK adalah penilaian yang dilakukan di setiap jenjang sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK dan sederajat. Berbeda dengan UNBK yang dilaksanakan pada akhir tahun sekolah, ANBK dikerjakan di kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA.
Program ANBK tidak akan mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.
AN dirancang tidak hanya sebagai pengganti UN dan Ujian Sekolah berstandar nasional, namun sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.
Sedangkan UNBK atau kerap disebut sebagai Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya.
Di mana, UNBK hanya akan mengevaluasi capaian murid sekolah dari jenjang SD, SMP, dan SMA dengan standarisasi nasional.
Kategori pengukuran ANBK 2021
ANBK terdiri dari tiga bagian, yakni:
1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.
2. Survei Karakter
Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.
3. Survei Lingkungan Belajar
Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.
ANBK pada mulanya punya jadwal pelaksanaan pada Maret 2021, namun karena adanya pelaksanaan PPKM dan evaluasi tingkat positif Covid-19 di Indonesia, Kemendikbud Ristek memundurkan jadwal hingga September – Oktober 2021.
Nantinya pada ANBK 2021, responden murid akan dipilih secara acak dengan jumlah maksimal 30 orang murid SD/MI, 45 murid SMP/MTs, serta 45 murid SMA/SMK/MA di satuan pendidikan.
Demikian info mengenai perbedaan ANBK dan UNBK 2021, jadwal pelaksanaan dari Kemendikbud Ristek dan penjelasan dari Nadiem Makarim.
(sumber : https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/citizen/pr-702526960/apa-itu-anbk-dan-unbk-2021-ini-penjelasan-kemendikbud-ristek-dan-jadwal-asesmen-nasional-september-2021?page=4)


